Senin, 02 Agustus 2010

Tentang Sahabat


Hari ini saya menuliskan profile salah satu teman saya yang karakter dan sifatnya sangat jauh ketika iya sedang di sekolah. Ario Bimo Prasetyo Utomo (coteng)(yoyo)(bimo) begitu namanya di sebut oleh teman" dan sahabat terdekatnya. pertama saya lihat memang orangnya agak sdikit gak wajar buat kalangan siswa tetapi setelah saya pelajari dan dekat dengan dia ternyata banyak dari teman"nya yang tidak mengenal dia seperti apa.
Berawal dari saya mengajak dia kejalan yang benar, ternyata saya mulai akrab dengan dia ketika dia mulai nyaman berteman dengan saya bahkan selama 1 minggu kita selalu bersama dan pada akhirnya karakter dan sifat dia begitu jelas saya pahami ketika kami sama" membuka pikiran tentang karakter dan sifat masing". banyak hal yang kita share kan, yaitu ketika malem minggu dia main kerumah saya, kami berdua berbincang" hingga pukul 02.00 tengah malam, banyak sekali yang saya dapat pula pelajarin dari beliau.
Ternyata di balik penampilan dia di sekolah ternyata dia mempunyai Jiwa seorang leadership, saya pun tidak menyangka akan hal itu, begitu terkesannya saya ketika dia mengatakan "orang hanya tau w seperti apa yang dia lihat", memang kata" itu byasa tapi menurut saya dia punya maksud untuk membuktikan pada teman"nya dan keluarganya bahwa denga apa yang mereka lihat mereka melewatkan hal yang tidak mereka tahu dari seorang Ario Bimo itu. Bahkan dia mempunyai semangat untuk lebih baik dari sebelumnya sangat luar biasa, yaitu ketika dia semangat buat berbisnis dalam hal apapun, bahkan hal yang kecil pun mau dia lakukan asalkan membawa perubahan yang begitu baik buat dia.
Dia pu pernah berkata "kenapa ya teman" w bangga punya sesuatu (barang atau hal lainnya) yang didapat dari orang tua nya bukan hasil sendiri" itu kata" jauh dari pemikiran saya tetapi dia mampu berucap itu, bahkan dia bilang " w mah enggak mau kayak gtu" ga ada kepuasan sendiri, makanya dia sangat sederhana hidupnya. padahla saya tahu orang tuanya sangat tidak sayang dengan hartanya untuk memanjakan bimo tetapi begitu terkesannya saya dia tidak mau segala sesuatunya itu bukan jerih payah dia. banyak orang yang tidak tahu dia seperti apa bahkan kedua orang tuanya pun tidak mengetahui rencana besar jendral bimo.
Tidak cukup lama untuk mengetahui dia karena saya sering bercakap cakap dengan beliau tapi serius, dan anehnya dia mau saja cerita semua hal tentang dia.
banyak orang yang memandang dia biasa, tetapi saya sangat memberi apresiasi kepada beliau karena banyak hal yang saya dapat dari dia (tentang jiwa seorang leadership, pemikiran yang singkat tapi cermat, kedewasaan dan banyak lagi).
masih banyak hal yang saya ingin ceritakan tetapi dengan tulisan ini saja cukup mewakili pemikiran" besarnya seorang ARIO BIMO PRASETYO UTOMO.

1 komentar: